Malam Keakraban dan Diskusi Buku Bersama Gubernur NTB di Kopi Joss Mangkubumi

0
22

Udara malam Yogyakarta pada tanggal 10 September 2026 terasa begitu akrab. Tepat pukul 22.00 WIB, di tengah kerlap-lampu kota yang khas, suasana hangat tampak menyelimuti warung Kopi Joss di Jalan Mangkubumi. Siapa sangka, warung legendaris yang sederhana ini malam itu kedatangan tamu istimewa: Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, S.I.P., M.Si.

Kedatangan orang nomor satu di NTB ini bukan dalam rangka agenda resmi pemerintahan yang kaku, melainkan sebuah silaturahmi penuh kekeluargaan. Beliau hadir untuk memenuhi undangan pertemuan dengan senior sekaligus tokoh masyarakat NTB, Nurdin Ranggaberani, serta para alumni dan mahasiswa asal NTB yang sedang menimba ilmu di Yogyakarta.

Begitu Dr. Lalu Muhamad Iqbal tiba, suasana langsung mencair. Tidak ada batasan protokoler yang kaku antara seorang gubernur dan warganya. Sambil memesan segelas kopi joss hangat dan hidangan sederhana khas angkringan, obrolan langsung mengalir dalam gelak tawa dan sapaan rindu kampung halaman.

“Bagi seorang diplomat dan pemimpin yang berjiwa merakyat, ruang terbaik untuk menyerap aspirasi dan mendengar isi hati anak muda bukanlah di balik meja kantor yang dingin, melainkan di atas bangku kayu sambil menikmati secangkir kopi hangat.”

Menyelami Gagasan Melalui Bedah Buku

Agenda malam itu tidak hanya sekadar melepas rindu. Perbincangan kian mendalam ketika diskusi bergeser pada pembahasan sebuah buku yang telah diterbitkan. Sebagai seorang tokoh yang berlatar belakang akademisi dan diplomat senior, Dr. Lalu Muhamad Iqbal dengan antusias membedah pemikiran-pemikiran yang tertuang dalam buku tersebut.

Para mahasiswa dan alumni yang hadir tampak antusias menyimak. Diskusi berjalan dua arah secara interaktif. Berbagai pandangan seputar perjalanan intelektual, pentingnya literasi, hingga motivasi bagi generasi muda NTB untuk terus berkarya dibahas secara renyah namun sarat makna. Nurdin Ranggaberani turut memberikan catatan-catatan bernas yang memperkaya diskursus malam itu, menjembatani pengalaman senior dengan semangat anak-anak muda.

Jam dinding terus berputar. Tanpa terasa, waktu menunjukkan pukul 00.30 WIB dini hari. Waktu seolah berjalan cepat ketika diisi dengan obrolan yang mencerahkan dan penuh kehangatan.

Pertemuan malam itu ditutup dengan sesi foto bersama di bawah temaram lampu jalanan Mangkubumi. Senyum tuntas terpancar dari wajah sang gubernur, senior Nurdin Ranggaberani, para alumni, hingga adik-adik mahasiswa. Sebuah malam sederhana di Yogyakarta yang sukses merajut kembali semangat kebersamaan, merawat silaturahmi, dan menumbuhkan optimisme baru bagi masa depan NTB dari hati kaum mudanya.

Adv. TH (Praktisi Hukum)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here