Wakil Rektor III Universitas Cokroaminoto (YAPERTI): Dugaan kasus Korupsi Edhy Prabowo ada Kaitannya dengan Konflik Laut China Selatan

0
965

Peristiwa bantuan Amerika dan China serta kasus tertangkapnya Edhy Prabowo ada kaitannya dengan peristiwa global di Laut China Selatan dan juga menyangkut pada Kedaulatan NKRI, kata Advokat Senior Elvan Gomes, terkait wawancara dengan Media Nseas dalam kasus tertangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan, di Yogyakarta tanggal 25 November 2020, menurut Elvan yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III Universitas Cokroaminoto (YAPERTI), Peristiwa Korupsi tersebut berbarengan dengan agenda kunjungan Luhut Binsar Panjaitan pada bulan November ke Amerika dan lalu mendapat bantuan.

Dengan adanya latihan Perang dan pergerakan pasukan China di Laut China Selatan, serta niatan China menutup jalur Laut China Selatan, lalu kegiatan yang diberi izin Edhy ini terkait Laut dan salah satunya di Natuna, ujarnya.

Jadi KPK dalam menangani kasus ini jangan menganggap sebagai Kasus Korupsi Konvesioanal, tapi harus dilihat sebagai kasus yang berkaitan satu dengan lainnya yang memerlukan perhatian dan upaya yang ekstra karena ini menyangkut kedaulatan NKRI, maka dari itu KPK harus menyelesaikan kasus tersebut sampai ke akarnya, tegasnya

Dengan adanya kasus ini Pemerintah harus mengkaji ulang bantuan dari Negara-Negara yang terlibat konflik di Laut China Selatan, terlebih Negara-negara yang tidak mau mematuhi aturan Hukum Laut Internasional.

Karena masalah ini kita harus menentukan sikap mau Pro-China atau Pro-Amerika, oleh karena itu tertengkap OTT oleh KPK tersebut ada dugaan kaitannya dengan konflik Laut China Selatan tersebut, dan selanjut beliau katakan dugaan tersebut bisa dilihat dari bantuan Amerika, Kunjungan ke Amerika, Pergerakan militer China serta penangkapan Edhy Prabawo setelah pulang dari Amerika, rentetan peristiwa tersebut terjadi di bulan November 2020, ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here