Jakarta, dalam pidato politik megawati dihari ulang tahun ke49 partai demokrasi per juangan,tidak menyinggung masalah laut cina selatan dan papua,tapi dalam pida tonya megawati hanya me nyinggung ada yang menca ri manfaat keuntungan pada pandemi covit 19 dan peru bahan masyarakat sumatra barat,padahal masalah laut cina selatan dan papua ada lah persoalan crusial kedau latan bangsa dan negara yang diganggu kekuatan asing.Dan sikap partai pe menang pemilu,dan salah satu partai besar dari pidato politik ketua partainya, tersi rat ada kegilisahan dan me lemahnya keuatan partai baik dinternal partai pendu kung pemenang pemilu dan melunturnya kepercayaan masyarakat terhadap partai demokrasi indobesia perjua ngan terutama dimasyara kat sumayra barat,terutama pasca komentar puan maharani dan pilkada yang lalu.
Dari pidato ini,juga tergam bar PDIP tidak siap calon nya bertarung di pilpres dan pilkada gubernur DKI 2024, dan wajar PDIP melakukan konsilidasi internal,dan me bangun kekuatan dan men ciptakan opini opini,yang melemahkan lawannya,.Dan wajar kesempatan ini diman faatkan penguasa meminta menunda pilpres dan pilka da Di DKI jakarta.
Dan situasi ini dibaca oleh kekuatan oposisi baik yang di dalam dan luar birokrasi, yang mulai melakukan pen dekatan membentuk poros politik dan melakukan guga tan treshold ke mahkamah konstitusi.Dan situasi ini ju ga membuat pemerintah dan oligarki limbung, yang berakibat dicabutnya lara ngan ijin ekspor batu bara padahal masalah krisis ener gi global merambah negara besar juga jndonesia.Dan lebih parah lagi perushaan kistrik negara kurang paso kan,sehingga perusahaan listrik negara ambil pema sok dari pihak ketiga,dan itu yang jadi dasar jokowi cabut ijin ekspor batu bara.





