Jakarta, pernyataan irsan noor yang menjamin jokowi masuk surga, teringat tulisan senior budayan Ridwan Saidi yang mensatirkan dengkul Dalam sajaknya, dia mesatir kan dua buah dengkul sebagai indikator, tapi bukan kecantikan dan bukan kegagahan melainkan sebagai pesaing otak dan pesaing simetris dengan duniawi, dari satir babe ini seperti nya Irsan noor sedang memainkan satire parodi dengkul melalui kata-kata menjamin jokowi masuk surga, dan ini mencerminkan kita sudah krisis dalam peradaban sampai seorang gubernur bisa menununjukan klas memain satire dengan kosa kata yang indah dan berperadaban, dan kita melihat politisi dan para pemimpin di era kemerdekaan sampai sebelum reformasi begitu beradab walaupun berbeda pendapat dan yang menyebabkan keselarasan dalam hidup bermasyarakat, ujar elvan gomes advokat senior pada media NSEAS Kamis (8/4/2021). Dengan parodi dengkul isran noor, kita tidak boleh marah tapi kita harus simak parodi dengkul isran noor tersebut sebagai pembelajaran dan memperbaiki peradaban kita dalam berbangsa dan negara, ujar elvan.
Dan parodi dengkul ini telah bermain diotak kiita dan sebagai pesaing otak dan simetris dengan duniawi dalam tingkat kehidupan di masyarakat yang dikenal dengan nama otak dengkul, ujar dia.





