Menimbang Lock Down : Dilemma antara Virus Corona Versus Virus “Kelaparan”
Oleh : Taufik Hidayat, MA, PhD.
Wasekum Dewan Da’wah dan peneliti senior pada NSEAS
Penulis terenyuh mendengar suara rekaman supir Blue Bird yang viral di media sosial menyatakan bahwa banyak teman dan keluarga temannya harus menahan kelaparan karena sepinya pengguna jasa akibat kebijakan Work From Home yang digagas oleh pemerintah. Terlepas suara rekaman tersebut benar atau tidak, kenyataan...
Selalu Ada Anggaran Untuk Mengatasi Corona
Instruksi Pak Bupati sudah jelas, kerahkan semua kemampuan termasuk anggaran untuk mencegah penyebaran corona di Kabupaten Sumbawa. Kemarin, selaku PPKD saya sudah menandatangani DPA Perubahan Dinas Kesehatan yang memuat rencana belanja untuk mengatasi corona ini.
Cukup tidaknya anggaran tersebut, sangat tergantung dari berapa lama waktu yang akan kita gunakan dalam perang melawan corona ini. Semakin panjang waktunya, tentu semakin...
Corona dan Adaptas IT Pada Sistem Pemerintahan
Banyak kalangan menyebutkan bahwa cara efektip untuk menanggulangi penyebaran virus corona adalah dengan membatasi interaksi manusia sementara waktu. Kebijakan yang ekstrim dalam bentuk lockdown dan yang moderat dalam bentuk social disitancing.
Itulah alasan mengapa sekolah harus diliburkan. Mengapa para karyawan diperlonggar agar bisa bekerja dari rumah. Prinsipnya, tugas dan pekerjaan bisa selesai walau dikerjakan dari rumah.
Dalam beberapa aspek kehidupan,...
Corona dan Tekanan Fiskal Bagi Daerah
Dunia sekarang nyaris tanpa batas. Dalam kasus corona, tidak hanya virusnya yang menyerang secara global sehingga menjadi pandemi, namun juga dampaknya dalam berbagai dimensi kehidupan.
Banyak tulisan mengupas pengaruh corona terhadap perekonomian nasional. Tentang bagaimana pemerintah melakukan revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional yang semula diasumsikan akan tumbuh rata rata 5,4 - 6 persen dalam rentang lima tahun, turun pada kisaran...
Peluang Di Tengah Krisis
Sekarang, kita semua pasti dalam keadaan cemas. Corona tidak hanya mengintai kita secara fisik. Corona juga membuat suasana ketidakpastian dalam berbagai dimensi. Terutama ekonomi. Kota-kota menjadi sepi. Bandara sepi. Mall-Mall sepi, hotel, restoran sampai warung makan menjadi tak seperti biasa.
Pasar saham apalagi. Awal tahun IHSG mencatat angka di atas 6000. Sampai jumat 13 Maret kemarin, IHSG sudah terjun...
*Poin-poin _Achmad Nur Hidayat_* Pengamat Kebijakan Publik dalam ILC Selasa 17 Februari_Corona: pro dan kontra lockdown_
Oleh : Ramli Kamidin
Aktivis alumni UI
1. Pro dan Kontra Lockdown menyiratkan bukan pro dan kontra karantina karena karantina sudah diatur dalam aturan UU 6/2018. tapi tema ILC ini adalah lebih pada menjawab pertanyaan kapan lockdown dilakukan?
2. Makin lambat akan makin banyak konsekuensinya.
3. Kepanikan juga tanda bahwa kita sedang berpindah dari situasi “Unknow Unknows” kepada situasi “Known...
Tolak Omnibus Law Jangan Hanya Demo Tapi Lakukan Gugatan Hukum
Jakarta, Nseas - Ratusan buruh Jakarta mentang omnibus law di depan kantor Gubernur DKI Jakarta dan Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (11/3/2020).Mereka meminta DPRD membawa aspirasi penolakan omnibus law ke DPR.
Terkait dengan gerakan buruh yang menolak keberadaan omnibus law ini, Advokat Senior Elfan Gomes menyatakan omnisbus law merugikan buruh dan melanggar UUD 1945. "Apa yang dilanggar oleh negara?...
Mafia Migas, Komisari baru Dan Baru Harapan
Oleh : E. Gomes
Gonjang ganjing penetapan komisaris utama di PT Pertamina,yang menimbulkan kontraversi antara harapan, kemauan serta sasaran regulasi yang dinginkan pemerintah dan asa masyarakat terhadap pertamina sebagai regulator migas nasional. Yaitu sebagai badan usaha milik negara harus memberi keuntungan baik buat negara maupun buat masyatakat, namun harapan tersebut. Masih jauh dari harapan, karena sampai saat...
Mengembalikan Fungsi MPR Sebagai Lembaga Tertinggi Negara
Oleh: E. Gomes
Amandemen Undang undang Dasar 1945 , yang merubah fungsi MPR, menjadi lembaga tinggi negara, merupakan suatu kesalahan fatal ,yang menyebabkan hilangnya hak kedaulatan rakyat, dan membuat lembaga executive sebagai badan yang superbody dan sulit untuk dikontrol dan dikendalikan oleh lembaga lembaga tinggi lainnya, sehingga banyak kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang kontraversi dan menimbulkan lemahnya...
URGENSI MPR RI KEMBALI MENJADI LEMBAGA TERTINGGI NEGARA
Oleh : M.Hatta Taliwang.
Aktivis Politik, Anggota DPR RI 1999- 2004.
*Pendahuluan*
Sistem adalah sekelompok komponen dan elemen yg digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu.
Negara dilihat sebagai sistem merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan seperti lembaga negara, provinsi, kabupaten, kecamatan, desa, kampung, RW, RT yang saling berhubungan dimana rakyat merupakan penggeraknya.
Pengaturan tugas, wewenang, fungsi , peran , susunan pemerintahan,...








