Jakarta, Kritikan Buya Anwar Abas dalam acara kongres ekonomi islam adalah suara kedaulatan rakyat yang seharusnya suara tersebut disampaikan oleh anggota legislatif digedung Dewan Perwakilan Rakyat. Ujar Sudirman ketua masyarakat anti korupsi Universitas Cokroaninoto (YAPERTI) pada Media Nseas. Selanjut dia kata kan bahwa keterangan Buya Anwar adalah sesuai dengan peran dan fungsinya yang diatur oleh norma agama islam dan sesuai dengan norma-norma Pancasila hal ini diutarakan pada kongres ekonomi umat islam dan kebetulan presiden pemegang kekuasaan kedaulatan Pemerintah ada di kongres tersebut dan sebagai wakil ketua majelis ulama wajib dia sampaikan kritik tersebut, karena para pemegang kedaulatan rakyat dilogeslatif tidak pernah menyuarakan situasi yang buya sampaikan, tegas sudirman yang juga dipanggil Roy Sumbawa.
Selanjutnya kritikan Buya Anwar tersebut direspon Presiden Jokowi dengan ucapan tindakan kebijakan, dan karena itu harusnya kita berterima kasih pada Buya, bukan memperdebatkan kritikannya, dan sekarang kita tunggu kebijakan Presiden sampaikan tersebut, ujar Roy Sumbawa.





