PERANG RUSSIA-UKRAINA MENGHANTAM APBN

0
973

PERANG RUSIA UKREINA MENGHANTAM APBN

Jakarta, Usulan penundaan pemilu,isue radikalisme dan phobia islam,merupakan pe ngalihan atas terhantamnya Apbn akibat tingginya har ga dasar minyak mentah international menjadi 128 US$sedang Apbn mematok 63US$ perbarel dan ini salah satu penyebab hilangnya minyak goreng, dan harga kebutuhan pokok naik serta terganggu stabilitas APBN karena defisit, ujar Elvan Gomes wakil rektor uncok (yaperti) pada media nseas senin tanggal 7 maret 2022 di pengadilan negeri jakarta selatan.

Dan selanjutnya diakatakan “bahwa sekarang ini indonesia impor minyak, beda dengan periode 1973 kita ekspor minyak, dan hampir sebagian sektor industri dan transportasi menggunakan minyak, wajar para pengusaha membatasi produksi dan mengendalikan distribusi’ ujar gomes yang juga berprofesi sebagai advokat. Dan kondisi ini diperparah dengan masalah krisis ener gi global dan masalah krisis ekonomi di cina pada gagal bayarnya para devoloper besar cina dalam kasus evegrande ,serta kasus kurangnya pasokan listrik dicina karena krisis iklim dan energi, dan wajar cina melunak pada rusia dan amerika dan memilih abs tain dalam kasus putusan embargo ekonomi rusia, ujarnya

Dan situasi ini yang ditakutan oligarki, dan situasi ekonomi nasional ini akan semakin parah jika harga dasar minyak mentah terus naik dan cina belum pulih dari krisis ekonomi. Dan karena itu indonesia harus bisa keluar dari situasi ini melalui:
1. keluar ketergantungan dari cina
2. Hentikan isue radikalisne dan phobia islam
3. kembali pada uuD45 asli
4. percepat pemilu
5. hapus treshould 20%
6. Kembalikan kedaulatan bukan pada partai politik
7. Kembali kepada prinsip ekonomi bangun koperasi
8. gunakan kekuatan potensi kekuatan ekonomi islam
9. nasionalisasikan perusa haan yang menyangkut hajat masarakat dan fungsi kan BUMN
10. tegakan hukum dan sita dana blbi,korupsi .
11. fungsikan bulog dan kementerian sebagai pengendali ekonomi nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here