Advokat Senior: Masalah Laut China Selatan, Kita dukung pembentukan Detasemen 477 Pertahanan Udara

0
148

Jakarta, Bulan Febuari 2021 Pemerintah akan meresmikan Detasemen Pertahanan udara 477 di Kepulauan Natuna, dalam upaya meningkatkan keamanan diperbatasan NKRI, letak Kepulauan Natuna yang berbatasan dengan beberapa Negara Asean menjadi pertimbangan penting Pemerintah dalam hal meningkatkan sistem pertahanan udara, ujar Kolonel Pnb Dedy I.S Salam komandan Lanud Raden Sadjad Kepulauan Natuna.

Berkaitan dengan adanya pembentukan Detasemen Pertahanan Udara 477 di Kepualuan Natuna harus kita dukung penuh, karena itu sangat penting dalam menjaga kedaulatan NKRI, mengingat suasana sedang memanas di Laut China Selatan antara Amerika Serikat dan China, ujar advokat senior Elvan Gomes yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III Universitas Cokroaminoto (YAPERTI) pada media NSEAS dalam memberi tanggapan terkait situasi Laut China Selatan 20 Januari 2021.

Pembentukan Detasemen tersebut membuktikan kepada dunia international bahwa kita peduli akan keamanan dan menghormati kedaulatan Negara-negara lain, ini mendukung pernyataan sikap Pemerintah atas situasi Laut China Selatan pada pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China 13 Januari 2021, yang menyatakan “Bahwa semua Negara harus menghormati UNCLOS 1982″ ujar Menteri Luar Negeri RI.

Dengan pernyataan sikap pemerintah yang disampaikan Menteri Luar Negeri pada pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China tersebut, sejalan dengan sikap Indonesia dalam pertemuan Menteri Luar Negeri se-Asean pada Juli 2020 silam dan juga pertemuan Menteri Pertahanan se-Asean.

Seharusnya China mematuhi kesempakatan UNCLOS, karena hampir semua anggota-anggota PBB mematuhi kesepakatan tersebut, karena China adalah salah satu anggota Dewan Keamanan PBB, seharusnya China memberikan contoh, agar piagam PBB tetap menjadi patokan yang diikuti semua anggotanya, pungkas Elvan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here