Wakil Rektor III Universitas Cokroaminoto (YAPERTI): Delik Pidana Protokol Kesehatan dapat berlaku hanya pada mereka yang menyebarkan Wabah

0
65

Alat bukti delik dalam Protokol Kesehatan adalah jika Pelakunya menyebarkan Wabah dan memakan korban dari Wabah yang ditimbulakan serta terdapat Kerugian Material dari penyebaran Wabah tersebut, tegas Elvan Gomes Advokat Senior yang juga sebagai Wakil Rektor III Univetsitas Cokroaminoto (YAPERTI) dalam wawancara debgan Media NSeas di Pengadilan Negeri Yogyakarta tanggal 30 November 2020.

Sepengetahuan yang saya lihat di Media dan Tanggapan serta Penjelasan Penegak Hukum itu sendiri, tidak pernah di bicarakan dua alat bukti tersebut, yang justru menjadi pokok pembahasannya adalah melulu persoalan Swab, ujar Elvan. Beliau menjelaskan kalua perosalan Swab adalah ranah dan Hak Privasi seseorang yang dilindungi dalam Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945, jadi Protokol Kesehatan jangan digunakan hanya kepada beberapa pihak yang didasari karena rasa benci dan tidak suka, tegas Elvan.

Jadi mari kita bersama bijaksana dalam Menegakan Hukum, agar Hukum benar-benar sebagai alat Pemersatu Bangsa, ujarnya, Oleh karena itu kita kembali pada Hukum tentang Delik dan alat Bukti, Negara kita sudah tua, sudah 75 tahun masa iya Sikap dan Pengertian Hukum Kita seperti Negara yang baru Merdeka, mari sama-sama Hormati Hukum dan Keadilan, Pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here