CORONA MENYADARKAN KITA BERNEGARA DAN BERTUHAN

0
360

Oleh : E. Gomes

Peristiwa wabah virus corona covit 19 yang terjadi saat ini, mampu mengguncangkan masyarakat dunia dan negara-negara di dunia, termasuk juga di Indonesia, dimana virus tersebut mampu mendegradasi sosial, ekonomi, politik dan moral Bangsa-bangsa dan negara-negara yang ada didunia, termasuk juga negara-negara Adikuasa.

Kondisi yang demikian ini, berdampak juga di negara Republik Indonesia, yang mana dampak ini sepertinya Allah SWT menggambarkan watak-watak kekuasaan dan pemegang kekuasaan negara dan watak-watak bangsa dan warga negara Indonesia terlihat dengan jelas siapa yang NKRI dan siapa yang memahami, melaksanakan dan membumikan Pancasila dan UUD 1945, baik dia selaku pemegang kekuasaan DiLegislatip, yudikatip, eksekutip, maupun sebagai pelaku ekonomi, dan selaku bangsa dan warga negara Republik Indonesia.

Dari gambaran yang dipertotonkan tersebut, membuat kita terbangun dari tidur dan mimpi yang lama,untuk intropeksi diri, mengkaji apakah dengan dalam fakta yang dihasilkan dalam reformasi dan amandemen terhadap undang-undang dasar 45, telah mampu melahirkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berketuhanan yang maha esa. yang berperi kemanusian yang adil dan beradab, berpersatuan Indonesia dan berkerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam perwakilan, serta berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jika menyimak dari nilai tersebut dengan fakta terjadi saat ini, nilai-nilai tersebut tidak terlihat secara materil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, ini terlihat dari hampir setiap lahir dan dibentuknya perundang-undangan, dan peraturan-peraturan sebagai landasan operasional bernegara, tidak menyentuh nilai pancasila, serta tidak mencerminkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan bahkan membelenggu dan menghanguskan kedaulatan rakyat.

Namun dengan adanya wabah corona ini semua kelakuan tersebut Allah SWT dipertontonkan, dan ini membuat mereka yang memainkan nilai pancasila dan undang-undang dasar 1945, yang sesuai 18 agustus 1945 panik dan mereka yang mengaku warga negara Indonesia dan saya NKRI berbondong meninggalkan Indonesia, dan menarik uangnya dan melemahnya bursaham,akibat adanya kasus saham gorengan dan jiwa seraya,serta menjadikan kita sadar akan hak kita sebagai bangsa Indonesia dan sebagai makhluk Allah SWT, untuk mengembalikan kedalatan rakyat, ekonomi, hukum dan moral bangsa ke nilai-nilai yang dimaksud berdirinya negara dan bangsa Indonesia, yang dituangkan dalam pembukaan Indonesia melalui pengembalian UUD 1945 yang sesuai dengan 18 agustus 1945 melalui konstitusional.
Terima kasih corona

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here