Senin, September 21, 2026
Beranda blog Halaman 91

KEPUTUSAN PULAU PALSU MELALUI REFERENDRUM

KEDAULATAN RAKYAT: KEPUTUSAN PULAU PALSU MELALUI REFERENDRUM Oleh MUCHTAR EFFENDI HARAHAP (NSEAS) Alumni & Mhs UI Bangkit untuk Keadilan telah mengadakan Seminar dgn thema "Kedaulatan Bangsa Pasca Reformasi", Jumat 27 Oktober 2017, Ruang Terapung, Perpustakaan UI Depok. Panitia Seminar juga berharap ada pembahasan tentang Proyek Reklamasi di Teluk Jakarta yang sedang menjadi issue nasional sekarang ini. Hadir selaku Pembicara, Kapolri diwakili Staf Ahli, Yusril Ihza...

PETANI MISKIN JAWA TAKKAN MEMPERBURUK TATA KELOLA HUTAN

Oleh MUCHTAR EFFENDI HARAHAP (NSEAS) Pengkritik perhutanan Sosial di Pulau Jawa memprediksi Permen LHK No P.39 /2017 ttg Perhutanan Sosial di Wilayah Kerja Perum Perhutani semakin memperburuk tata kelola hutan. Pengkritik dari Jawa Barat ini klaim, ribuan petani miskin pemegang IPHPS (Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial) orang tidak mempunyai keahlian khusus di bidang kehutanan. Mereka menyebabkan kesemrautan pengelolaan hutan negara. Sesungguhnya prediksi...

PETANI MISKIN JAWA TIDAK AKAN MENIMBULKAN BENCANA ALAM

Oleh MUCHTAR EFFENDI HARAHAP (NSEAS) Kebijakan perhutanan sosial di Pulau Jawa kini diperkuat regulasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) No. P.39 Tahun 2017 tentang Perhutanan Sosial di wilayah Kerja Perum Perhutani. Permen LHK P.39/2017 ini sesungguhnya antara lain untuk mensukseskan penghentasan kemiskinan masyarakat atau petani tinggal di sekitar dan di dalam wilayah kerja Perhutani, Pulau Jawa. Petani miskin diberikan...

PETANI MISKIN JAWA TIDAK AKAN LAKUKAN JUAL BELI TANAH GARAPAN

DI BAWAH PERMEN LHK NO.P.39/2017, PETANI MISKIN JAWA TIDAK AKAN LAKUKAN JUAL BELI TANAH GARAPAN Oleh: MUCHTAR EFFENDI HARAHAP (NSEAS) Ada beberapa orang dari Jawa Barat mengajukan permohonan uji materiil di Mahkamah Agung ( MA) Permen LHK No.P.39/2017 ttg Perhutanan Sosial di Wilayah Kerja Perhutani. Mereka menghendaki MA membatalkan kebijakan perhutanan sosial pro rakyat miskin di Jawa ini. Salah seorang Pemohon tinggal di Kabupaten...

Stay connected

0FansSuka
1,209PengikutMengikuti
14,700PelangganBerlangganan

Latest article

Menata Masa Depan Profesi Hukum di Yogyakarta: Penguatan Internal Menuju Organisasi Advokat yang Modern,...

Oleh: H. Adi Sahlan, S.H. (Advokat/Penasehat Hukum & Ketua DPD HAPI D.I.Y) Dunia kekaryaan advokat di era modern menuntut dinamika adaptif yang tidak hanya berfokus pada...

Malam Keakraban dan Diskusi Buku Bersama Gubernur NTB di Kopi Joss Mangkubumi

Udara malam Yogyakarta pada tanggal 10 September 2026 terasa begitu akrab. Tepat pukul 22.00 WIB, di tengah kerlap-lampu kota yang khas, suasana hangat tampak...

“Diary: 20 Bulan Perjalanan Pengabdian Iqbal-Dinda” Merekam Gaya Kepemimpinan Gubernur Diplomat dalam Mengubah...

Buku karya intelektual muda asal Sumbawa, Nurdin Ranggabarani, bersama Tim MATADATA Institute ini merekam secara cermat rekam jejak kepemimpinan Gubernur NTB Dr. H. Lalu...