Jakarta, Moeldoko membawa pesan Jokowi tentang tidak akan kompromi dengan korupsi, dan adanya isue reshuffle kabinet, ini ada kaitan dengan KLB Demokrat, dimana pihak Pemerintah melakukan tindakan upaya menciptakan kembalinya kepercayaan Masyarakat dan upaya menghambat gerakan Politik kualisi religius Nasionalis bersama Rakyat yang di gagas SBY, ini kita bisa lihat dari baliho Demokrat di daerah selalu slogan Religius Nasionalis Bersama Rakyat,dan ini mem buat ketakutan Oligarki, lebih-lebih setelah mereka kalah dalam mere but Demokrat dan adanya kegiatan Politik SBY baik Nasional dan Internasional, hak ini terlihat dengan berpamitanya Duta Besar Australia ke SBY, sebagai sinyal SBY masih berpengaruh di mata International, begitu juga dengan laporan tahunan HAM Amerika Serikat yang menyoroti pelanggaran HAM di Indonesia dan menurunnya kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah, mereka perlu tokoh-tokoh Islam dan pakar hukum untuk mengembalikan kepercayaan, yang paling pas mereka pilih Yusril dan Jimli, karena Mahfud dan Praktinyo tidak mampu berperan mengangkat kepercayaan masyarakat, terutama kelompok Islam, ujar Advokad senior Elvan Gomes pada media nseas di penga dilan negeri jakarta selatan pada (15/04/ 2021). Sebelumnya pada awal rencana KLB beliau sudah mengatakan bahwa KLB akan ditolak, karena SBY masih punya pengaruh di dalam Negeri maupun luar Negeri, ini bisa dilihat dalam pilkada DKI AHY dapat 16 % dan PILEG dimana partai Demokrat masih termasuk partai elit di parlemen,dan kasus perebutan partai Demokrat mem buat ratingnya naik,ujar Elvan Gomes
Stay connected
Latest article
Refleksi Pasca Obituari: Diogenes Abad 21
Rompas Para Lubis
Di zaman ketika nilai seseorang sering diukur dari apa yang dimilikinya, Dia memilih jalan yang sama sekali berbeda.
Dia berjalan ringan, pelan, hampir...
SELAMAT JALAN LUBIS…
Nama lengkapnya Pandapotan Lubis, kelahiran Medan... Tapi entah semua Aktivis yang kenal dia memanggilnya Lubis saja, atau Lubis Guntur 49. Aku sendiri mengenalnya sejak...
TIDAK CUMA KETURUNAN ARAB, CINA PUN BEREBUT JADI RI SATU…
Hizbullah Indonesia:
REZIM PENJUAL NEGARA PELAKU MAKAR SEGERA JATUH SEIRING DENGAN HANCURNYA PEREKONOMIAN: Pertumbuhan Ekonomi 5% Yang Merupakan Ilusi Antek CIA... Membelah NKRI Nenjadi Negara...






