JAKARTA, Proyek Kota baru Meikarta sejak awal dicanangkan selalu menjadi Headline di Media Massa, mulai dari Kasus Korupsi, Pailit, hingga di jadikan tempat latihan Pasukan Gaegana Brimob selain itu berita Hoax Polisi China latihan di Lippo Cikarang yang sempat ramai di bahas di media sosial, situasi ini seharusnya pihak Pemerintah memberikan klarifikasi mengenai situasi status hukum serta otoritas lokasi tersebut.
Dipilih menjadi latihab Pasukan Gegana Brimob, dan begitu juga pihak Lippo dan Meikarta juga harus menjelaskan saham Meikarta setelah dijual oleh Lippo Cikarang pihak mana yang menguasai saham-saham Meikarta tersebut, hal ini dikemukakan Advokat Senior Elvan Gomes pada media NSEAS terkait wawancara berita video hoax Polisi China latihan di Lippo Cikarang, padahal peristiwa yang terjadi adalah latihan pasukan berskala besar Gegana Brimob Mabes Polri diwilayah perkotaan atau urban walfare di distrik Meikarta, latihan ini bertujuan mengantipasi kejahatan berskala tinggi ujar Brigjen Reza Arief Dewanto pada media antaranews.com tanggal 22febuari 2021(1), Namun sangat disayangkan muncul berita hoax yang ramai di beberapa platform media sosial, hal ini harus segera diselidiki dan Pemerintah harus memberi penjelasan, karena tempat yang dipakai adalah tempat yang sedang menjadi perhatian publik serta sedang bermasalah secara hukum, tidak cukup penjelasan dari Kepolisian saja ujar Elvan Gomes yang juga sebagai Wakil Rektor III Universitas Cokroaminoto (YAPERTI). Selain itu Meikarta tersebut sudah ditunjuk sebagai tempat latihan dan sudah diaudit sesuai Protap Militer dan Perkap Kapolri, pungkas Elvan.
CATATAN KAKI:





