Wakil Rektor III Universitas Cokroaminoto (YAPERTI): Kasus Korupsi Benih Lobster Adalah Kejahatan Terstruktur

0
87

Kasus Korupsi benih Lobster seharusnya tidak berhenti pada Edy Prabowo saja, karena kasus ini terindikasi merupakan kejahatan Korupsi yang terstruktur yang sistemik dan terkait penjegalan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden di 2024 nanti, oleh karenanya KPK dan Prabowo Subianto harus membongkar kejahatan Korupsi ini secara tuntas jangan terhenti sampai di Edy Prabowo saja, kasihan dia, ujar Elvan Gomes yang juga sebagai Advokat Senior, dia sangat menyayangkan keterangan Pers yang diberikan oleh Hashim Djojohadikusumo menyangkut kasus Kotupsi Benih Lobster tersebut, seharusnya dibuka lebar-lebar secara terang benderang karena jika dilihat dari peristiwa hokum yang terjadi ada kejanggalan baik pada proses perizinan maupun pada proses pengirimannya, padahal sudah ada tokoh-tokoh intelektual yang duduk sebagai Pejabat Pemangku kebijakan soal Kelautan dan Perikanan yang di SK-kan oleh Pemerintah, yang mana tugas mereka adalah memberi Pertimbangan untuk kebijakan-kebijakan yang akan diambil Menteri Perikanan dan Kelautan, ujar Elvan.

Menurut beliau, seharusnya Hashim mendorong dan meminta agar semua yang ikut dalam kegiatan Ekspor Benih Lobster tersebut dimintai keterangan, baik Pemilik Izin maupun yang memberi Pertimbangan Perizinan tersebut, lalu mereka yang ikut dalam rombongan, Perusahaan Ekspedisi Pengiriiman Benih Lobster, serta Pemberi dan Pengusul kebijakan pelaksanaan ekspor Benih Lobster tersebut juga diperiksa, ujar Elvan.

Juga jadikan perkara ini terindikasi sebagai Kejahatan terstruktur, karena unsur-unsur Delik Kejahatan Terstruktur sudah dapat dikenakan, oleh karenanya saya berharap Penyidikan Perkara jangan hanya seperti yang di jelaskan pimpinan KPK saja, ujar Elvan.

Dan Gerindra harus mendorong itu, agar nama baik Gerindra dan Prabowo terjaga atas kasus tersebut di mata publik, ujar Elvan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here