POROS POLITIK BARU TERBENTUK: NASIONALIS – RELIGIUS

0
398

Jakarta, Memanasnya internal Partai Demokrat dengan kehadiran Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum kubu Munas luar biasa. Hal tersebut ditanggapi oleh Partai Demokrat dengan menggandeng Hamdan Zoelva Ketua Serikat Islam sebagai kuasa hukum kubu Agus Harimurti Yudhoyono, membuat semakin jelas posisi politik Partai Demokrat sebagai oposisi yang harus diperhitungan oleh pemegang kekuasaan saat ini.

Sebab dengan digandengnya Hamdan Zoelva sebagai kuasa hukum kubu Partai Demokrat dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan bahwa poros politik baru telah lahir; Nasional-Religius.

Peristiwa politik tersebut agak mirip seperti Samanhudi ketua Sarekat Dagang Islam yang digempur penguasa Belanda waktu itu. Kala itu Samanhudi bertolak ke Surabaya untuk menemui HOS Cokroaminoto.

Setelah pertemuan tersebut, lahirlah kekuatan politik baru yang mampu melawan hegemoni politik kolonialisme kala itu.

Manuver politik Partai Demokrat ini bukanlah isapan jempol belaka, sebagai oposisi tentu hal tersebut akan membuat kekuatan politik yang berkuasa hari ini menjadi gusar, terlebih lagi adanya tekanan dari berbagai aspek persoalaan yang lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here