TANPA MENUNGGU PENGADILAN AKHERAT HAKIM BISA DIADILI

0
73

Jakarta, Sidang kasus Rumah Sakit Ummi Bogor yang melibatkan Habib Rizik Shihab sebagai pernyerta dan dengan Vonis 4 tahun penjara, menjadi menarik perhatian publik Dalam sidang sebelumnya jaksa penuntut dalam tuntannya menyoal Gelar Imam besar yang diberikan masyarakat dan tantangan tersebut dijawab dengan hadirnya masa umat Islam ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada tanggal 24 Juni 2021, serta penjagaan super ketat dan menyebabkan Pengadilan Negeri Jakarta Timur menunda persidangan lainnya pada hari itu, kecuali sidang Habib Rizik Shihab.Dan ini membuktikan Lembaga Yudikatip, tidak mampu sebagai Penyelenggara Peradilan yang merdeka, seperti amanah Undang-Undang Dasar 45 dan undang-undang, jadi perlu koreksi terhadap badan peradilan dan pejabat peradilan Selanjutnya Gus Sahal, salah satu ulama pendukung Jokowi,j uga mengomentari putusan hakim yang memvonis Habib Rizik Shihab 4 tahun penjara itu sebagai putusan yang berlebihan dan dia sempat mengeluarkan ayat Al-Qur’an,” jangan membenci satu kaum menja di tidak adil” dan jika karena sweb diputus 4 tahun penjara adalah lebai”ujar Gus Sahal dalam twiternya yang di muat media online fajar co.id tanggal 25 Juni 2021 dan wajar jika Gus Sahal punya pendapat seperti itu, karena dilihat dari fakta persidangan tidak ada satu petunjukpun bahwa surat sweb tersebut menciptakan keonaran sebagai diatur oleh undang- undang no 1 tahun 1946 dan lni juga terlihat majelis hakim tidak yakin dengan putusannya dan ini terbukti dengan anjuran agar Habib Rizik Shihab minta grasi. Dilihat dari peristiwa diperadilan tsersebut persidangan Habib Rizik Shihab, dari kaca mata hukum majelis hakim telah melanggar undang- undang kekuasaan kehakiman dan majelis berserta Pengadilan Negeri Jakarta Timur dapat digugat secara hukum, melanggar pasal 1365 kuhperdata dan juga bisa dibawa ke Mahkamah International. jadi tanpa menunggu peradilan akherat majelis hakim dapat diadili. EG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here