FGD ELVAN GOMES DAN NSEAS DI TIM MENGAJAK KRITIK PROYEK MEIKARTA

0
211

Elvan Gomes SH dan Rekan bekerjasama dgn NSEAS (Jaringan Studi Asia Tenggara), Jumat 26 Oktober 2018 telah mengadakan FGD (Focused Group Discusion) di Rumah Makan PENUS Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat. Semula thema FGD tentang IndonesianLeaks: Antara Berita dan Bukti Hukum, berubah menjadi Thema Kritik Proyek Maikarta dan Perjuangankan Kepentingan Masyarakat Sekitar.

Salah satu alasan thema Proyek Meikarta ini menjadi pilihan karena issue proyek Meikarta sedang aktual dan menjadi perhatian publik termasuk elite kekuasaan berkepentingan dengan kesuksesan dan kegagalan proyek tersebut. Forum sepakat, issue proyek Meikarta bisa jadi mempengaruhi kekuatan politik dalam perebutan kekuasaan nasional Pilpres 2019 mendatang.

Dalam pembahasan muncul suara peserta agar pemecahan masalah laporan pemberitaan IndonesianLeaks ini melalui jalur hukum. Tujuannya agar benar2 tercipta penegakan hukum dalam kebebasan menyampaikan pendapat.

Namun, Elvan Gomes SH penggugat hukum IbdonesianLeaks dan semula akan bertindak sebagai Fasilitator FGD tidak hadir. Akibatnya, pembahasan tentang IndonesianLeaks menjadi minim diganti dengan pembahasan tentang proyek Meikarta.

Dalam pembahasan issu proyek Meikarta mencuat dan sejumlah peserta tertarik utk membahas issu ini dan bahkan mengajak forum untuk melakukan aksi mengkritik proyek ini.

Salah satu issu nasional belakangan ini adalah Proyek Meikarta. Issu ini seakan tak ada habisnya untuk diperbincangkan. Setelah menuai beberapa kontroversi, mega proyek hunian yang ada di Cikarang itu kini tersandung kasus suap OTT KPK. Akibatnya, issu ini mencuat dan menjadi bukan saja pengamat perumahan tetapi politik kekuasaan nasional.

Mengapa ? Karena mega proyek Meikarta ini milik Group Lippo yang dikenal pengamat politik pendukung penguasa sekarang.

FGD yang dimoderatori Ramli Kamidin (Alumnus UI), didampingi Muchtar Effendi Harahap (NSEAS) sepakat issu proyek Meikarta menjadi menarik untuk dikritisi dan kepentingan masyarakat sekitar diperjuangkan.

FGD ini dihadiri sekitar 60 peserta terdiri dari ahli hukum dan lawyer, aktivis sosial, seniman, kader parpol, jurnalis medsos dan wartawan media massa, dll.

Dari sini kebijakan publik, pelaksanaan proyek Meikarta ini akan membawa dampak terhadap Pemerintah Pusat dan Daerah, Dunia Usaha, lingkungan hidup dan masyarakat sekitar lokasi proyek. Forum sepakat, langkah awal akan mencari informasi dari masyarakat sekitar yang terkena dampak dan apa persepsi atau sikap mereka terhadap proyek Meikarta. Langkah berikutnya, memperjuangkan kepentingan masyarakat sekitar agar tidak terkena dampak negatif, dan kalau bisa justru memperoleh dampak positif dalam bentuk kesejahteraan masyarakat yang meningkat atau lebih baik.

Apa bentuk kegiatan kritik proyek Meikarta ? Salah satunya mengundang sejumlah anggota masyarakat sekitar dalam forum diskusi publik untuk merumuskan permasalahan mereka hadapi karena rencana kegiatan proyek Meikarta tsb. Di forum itu warga dimaksud menyampaikan persepsi dan sikap mereka terhadap proyek Meikarta. Bentuk kegiatan berikutnya melakukan kajian untuk mengetahui dan memahami dampak positif dan negatif proyek terhadap pemerintahan, pelaku usaha terkait dan kondumen. Hasil kajian dijadikan bahan advokasi politik dan hukum (YAMINUDIN & ANDRIS YUNUS/NSEAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here